default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Diacungi Jari Tengah, Guru di Lamongan Pukul Siswa Pakai Besi

Diacungi Jari Tengah, Guru di Lamongan Pukul Siswa Pakai Besi
Peristiwa Nasional
Kapolres Lamongan AKBP Harun didampingi Kasatreskrim AKP Wahyu Norman Hidayat dan Kasubbag Humas AKP Djoko Bisono Konferensi Pers
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

LAMONGAN - Seorang guru berinisial S (27) di Lamongan terpaksa meringkuk di jeruji besi setelah memukul murid berinisal SHP (14), dengan tiang besi net badminton.

Kapolres Lamongan AKBP Harun saat konferensi pers, Selasa (21/1) sore, mengatakan, kejadian tersebut bermula saat tersangka sedang melakukan bimbingan belajar di kelas, Sabtu (18/1) malam. 

Tiba-tiba korban lewat samping kelas yang ada beberapa jendelanya menunjuk siswa yang ikut bimbingan belajar dengan menggunakan jari tengah berkali-kali.

"Tersangka menganggap sikap dari korban tersebut kurang sopan, sehingga ia menjadi marah dan mengatakan oo nongko bosok (nangka busuk, red)," ujarnya

Korban, kata Harun, kemudian menjawab ejekan itu dengan perkataan "timbang sampean gawe kreto satria gak dadi (daripada kamu buat motor balp satria tidak selesai, red). 

"Setelah itu korban turun dari lantai atas, menuju tempat parkir motor yang saat itu sudang ditunggu temannya," katanya

Ketika sudah di lantai bawah mendekati motor, lanjut Harun, tiba-tiba tersangka memukul korban dengan tiang net bulu tangkis dan mengenai pelipis kiri alas mata korban, hingga korban luka berdarah.

"Setelah itu tersangka pergi dan kedua saksi mengantar korban pulang. Kemudian korban dibawa orang tuanya ke klinik di Kecamatan Paciran untuk mendapat penanganan medis," papar Alumnus Akademi Kepolisian 2001 ini.


Setelah itu orang tua korban, pada Minggu (19/1), melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lamongan untuk di proses hukum. Sebelumnya sempat ada upaya damai, namun sang guru tidak kunjung ada i'tikat baik.

"Kami jerat pasal 80 ayat 1 atau 2 UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 th 2002 tentang Perlindungan Anak, tentang kekerasan terbadap anak dengan hukuman paling lama 5 tahun dan denda Rp. 100 juta," pungkasnya 


Kontributor : Silvi Zulfi
Editor : Imam Hairon
Publisher : Arifin
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar